Gurame adalah merupakan ikan konsumsi air tawar. Bentuk badannya pipih dan lebar. Di bagian punggung terdapat warna merah dan bagian perutnya berwarna kuning atau perak. Ikan gurame berasal dari daerah sunda dan menyebar ke daerah lainnya seperti Malaysia, Thailand, dan Australia. Namun petumbuhan ikan gurame relatif agak lambat bila dibandingkan dengan ikan lainnya. Ikan gurame bisa mencapai bobot tubuh 5 kg.
Jenis ikan gurame yang sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia adalah :
- Gurame angsa
- Gurame jepun
- Gurame paris
- Gurame padang dll.
Ikan gurame mampu menghasilkan telur maksimal 1.000 butir telur untuk ukuran yang paling besar. Bentuk fisik ikan gurame dewasa dan muda mudah sekali dikenali. Ciri khas gurame dewasa memiliki lebar badan hampir dua kali panjang kepala atau panjang tubuh. Bentuknya dempak ( tumpul ) dan berdahi agak menonjol. Diatas punggung terdapat sirip punggung yang keras dan tajam. Dibawah punggung terdapat tulang rusuk yang bergaris menyilang.
Adapun bentuk gurame yang masih muda seperti benih yang ukurannya sebesar korek api memiliki 8 garis tegak berwarna hitam pada kedua sisi badannya. Gurame muda memiliki kepala yang lancip kedepan, berdahi normal dan rata. Pada sirip duburnya terdapat bintik gelap dan dilingkari warna kuning atau perak. Sisip dadanya terdapat bintik hitam. Warna tubuh dan punggung gurame muda pada umumnya biru kehitaman dan bagian perut putih. Menjelang dewasa warna tubuh dan punggung berubah menjadi kecoklatan dan warna perutnya berubah menjadi kekuningan atau keperakan.
Ikan gurame memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi, di pasaran harganya bisa mencapai Rp. 40.000,- s/d Rp. 50.000,- per kilogram. Tekstur dagingnya yang empuk banyak di sukai oleh para konsumen. Ikan gurame dapat tumbuh normal di daerah dengan ketinggian 50 - 400 meter diatas permukaan laut. Kualitas air untuk pemeliharaan gurame harus bersih, dasar kolam tidak berlumpur dan tidak terlalu keruh. Untuk kedalaman kolam yang ideal adalah 70 - 100 cm. Pengairan yang baik akan berpengaruh sekali pada pertumbuhan badannya.
Makanan ikan gurame adalah pelet, daun daunan seperti pepaya, daun keladi, daun ketela pohon, genjer, kangkung, ubi jalar, ketimun labu dan daun dadap. Masa panen ikan gurame tergantung pada permintaan konsumen. Umumnya setelah ikan gurame mencapai usia 2 -3 tahun.


No comments:
Post a Comment